Galih Gumelar - Dalam salah satu kajiannya, frekuensi membaca bacaan  dalam rukuk sesungguhnya tidak dibatasi. Ketika rukuk, seorang bisa membaca sekali, dua kali, tiga kali atau selebihnya.

Esensi bacaannya bukan berapa kali kuantitas. Namun, jumlah bilangan itu menunjukkan penghayatan kita kepada makna kalimat yang kita bacakan. 

Rukuk menjadi salah satu sarana ampuh untuk berdoa kepada Allah SWT.  Di dalam rukuk, ada peluang besar terkabulnya doa seorang Muslim. Dia pun menyitir salah satu ayat dalam Alquran. "... Kamu lihat mereka rukuk dan sujud mencari fadhilah Allah dan ridhwan-Nya..." (QS 48: 29). 

Fadhilah merupakan salah satu keutamaan khususnya dalam urusan dunia. Doa-doa untuk meraih keutamaan tersebut bisa dihajatkan ketika rukuk. Doa diucapkan dalam hati dengan keyakinan tanpa keraguan. Tak hanya itu, doa ini pun bersifat paling utama. Artinya, nomor satu dalam urusan dunia. 

Ridhwan bermakna semua aktivitas yang sudah diridhai Allah. Ketika sudah mendapat ridha Allah, maka sudah bernilai ibadah. Menurut Ustaz Adi, jika Allah sudah ridha artinya sudah ada pahalanya.  Dia mencontohkan, para sahabat Nabi SAW yang disebutkan Allah sebagai Radhiyallahuanhum waradhuanhu atau ridha Allah untuk mereka dan mereka pun ridha kepada-Nya (QS Al Bayyinah: 8).  . 

Semua aktivitas mereka dijaga sehingga selalu menjadi ibadah. Ridhwan bermakna sebagai  keutamaan atau kemuliaan akhirat. Meski demikian, Permintaan itu sebaiknya memperhatikan sisi di dalam diri kita. Permintaan itu apa yang dibutuhkan bukan yang diinginkan. 

Posting Komentar

[DOA][hot][recent][5]

 
Top